Berita

megawati s/ist

Megawati Soekarnoputri Gelisah Demokrasi Jadi Alat Barter Kekuasaan

MINGGU, 09 JANUARI 2011 | 13:03 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menekankan perlunya konsolidiasi ideologi bangsa untuk menghadapi berbagai rintangan yang dihadapi Indonesia.

“Saya paham betul bahwa tantangan yang dihadapi bangsa ini tidak kecil, tidaklah ringan. Karena itulah diperlukan konsolidasi dan mobilisasi semua kekuatan kolektif kita sebagai bangsa untuk bergotong royong menjawab tantangan tersebut. Konsolidasi ini bukan soal bagi-bagi kekuasaan tetapi soal ideologi, soal masa depan bersama yang diidealkan, soal nation and character building, dan soal keberpihakan pada rakyat kita sendiri,” kata Megawati Soekarnoputri, dalam rilisnya menyambut Tahun Baru 2011 (Minggu, 9/1). 

Untuk itu, Megawati menekankan agar bangsa Indonesia berani memutar haluan dan kembali mengukuhkan konsensus yang telah dicapai oleh para pendiri republik ini.


"Dan pegangan kita sebagai bangsa cukup sederhana, tapi sangat jelas, yaitu Pancasila. Jalan ini mungkin tampak absurb bagi banyak orang. Tetapi di fase pertarungan ideologis global saat ini, saya berkeyakinan bahwa kembali ke Pancasila  adalah satu-satunya jalan yang tersisa bagi kita untuk bisa menapaki jalan menuju Indonesia yang kita cita-citakan,” tambahnya.

Dengan empat pilar kehidupan berbangsa, lanjut Megawati, maka bangsa Indonesia bisa melakukan evaluasi, apakah kehidupan berbangsa dan bernegara telah sejalan dengan cita-cita proklamasi.

“Bukankah kita seharusnya gelisah, ketika demokrasi yang kita bangun ternyata hanya sekedar alat kekuasaan, bahkan alat barter politik kekuasaan?" demikian Megawati.[yan]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya