Berita

Jeirry Sumampouw/ist

PELANTIKAN WALIKOTA TOMOHON

Mestinya Pemerintah Tidak Melantik Jefferson

SABTU, 08 JANUARI 2011 | 19:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pelantikan Jefferson Rumajar, terdakwa kasus korupsi dana APBD, sebagai Walikota Tomohon di kantor Kementerian Dalam Negeri kemarin disayangkan.

Meskipun tetap menjunjung prinsip praduga tak bersalah, tapi seseorang yang sudah ditetapkan tersangka, apalagi terdakwa belum pernah bebas dari dakwaan KPK.

"Karena itu pelantikan seperti ini, menurut saya, bertentangan dengan semangat pembangunan demokrasi kita," tegas Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampouw kepada Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 8/1).


Dia mengakui bahwa UU secara yuridis tidak menghalangi orang yang masih berstatus sebagai terdakwa untuk dilantik menjadi kepala daerah.

Tapi mestinya pemerintah mengambil jalan yang lebih bijak dengan tidak melantiknya. Karena negara harus menjaga proses pembangunan di daerah berada dalam rel yang semestinya.

"Saya kira atas dasar jalan yang benar dari demokrasi dan mempertimbangakan akan dampak yang akan ditimbulkan oleh pelantikan ini, pemerintah bisa membuat diskresi, tidak melantik yang bersangkutan dan harus dicari solusinya," tandasnya.

"Ini (pelantikan) mungkin keputusan yang benar, tetapi di jalan yang keliru. Karena dalam hukum, kita tidak mengatur ini. Tapi sudah nyata-nyata ini menciderai proses pembangunan yang kita bangun," kata Jeirry lagi. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya