Berita

patrialis akbar/ist

GAYUS PELESIRAN

Sering Kecolongan, Patrialis Akbar Harus Dievaluasi

SABTU, 08 JANUARI 2011 | 16:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar diminta tidak lepas tangan begitu saja, pasca terkuaknya paspor asli tapi palsu milik terdakwa mafia pajak Gayus Tambunan, yang digunakan pelesiran ke berbagai negara.

"Saya kira, Pak Patrialis tidak bisa lepas tangan begitu saja, karena itu di bawah langsung Pak Patrialis selaku Menteri Hukum dan HAM," tegas anggota Komisi III DPR Syarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Sabtu, 8/1).

Politisi Hanura ini sepertinya juga meragukan kompetensi Patrialis Akbar, yang juga politisi Partai Amanat Nasional itu. Karena sebelum kasus Gayus ini, Patrialis juga menjadi sorotan terkait penjara mewah milik "ratu suap", Artalitya Suryani.


"Artinya banyak persoalan di Kementerian Hukum dan HAM yang muncul belakangan ini. Di Ditjen Pemasyarakatan dengan kasus penjara mewah Artalyta, lalu kemudian kemarin Gayus paspor palsu di Ditjen Imigrasi. Ini menunjukkan, bahwa kompetensi Pak Patrialis selaku Menteri Hukum dan HAM memang perlu dilakukan evaluasi. Karena sudah sering kecolongan," tegas dia lagi. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya