Berita

Optimisme PAN Harus Diikuti Parpol Lain

SENIN, 03 JANUARI 2011 | 15:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pidato politik awal tahun Ketua Umum PAN Hatta Rajasa dinilai cukup baik dalam menumbuhkan optimisme masyarakat. Hendaknya, pidato semacam ini dilakukan juga oleh partai-partai lain.
 
Pernyataan ini disampaikan Direktur Pusat Advokasi dan Riset Rakyat (Parra) Indonesia Rusli Halim Fadli di Jakarta, Senin (3/1).
 
"Kita berharap, optimisme yang dihembuskan Hatta Rajasa kemarin (Minggu, 2/1) bisa diikuti oleh partai lain dengan menghembuskan semangat optimisme yang sama di tahun 2011," kata mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini.
 

 
Seperti diketahui, dalam pidato politiknya, Hatta mengajak di tahun 2011 semua partai untuk menghindari intrik politik seperti banyak terjadi di 2010 dan menggantinya dengan politik komprehensif untuk menyejahterakan rakyat. Sebab, politik intrik hanya buang-buang energi saja. Padahal, banyak hal yang mesti dilakukan untuk menyejahterakan rakyat.
 
"Jika hal ini dikembangkan oleh seluruh partai politik di tahun 2011, maka citra negatif yang banyak melekat di Parpol perlahan akan bergeser ke arah yang positif," katanya.
 
Kalau hal ini bisa dilakukan, Rusli percaya, tanpa kampanye pun, Parpol akan mendapat simpatik masyarakat. "Rakyat akan memilih partai yang benar-benar kerja. Bukan yang cuma hobinya memainkan intrik," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya