Berita

hasrul aswar/ist

Ditekan, Partai Tengah Masih Mungkin Bentuk Kekuatan Baru

MINGGU, 02 JANUARI 2011 | 16:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Peluang poros tengah untuk dibentuk masih terbuka mengingat adanya kepentingan yang sama di antara partai-partai tengah.

"Bisa saja poros tengah dibentuk untuk kepentingan-kepentingan tertentu," kata Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan Hasrul Azwar kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 2/1).

Salah satu kepentingan bersama adalah persoalan penetapan ambang batas bagi partai untuk masuk ke 'Senayan' pada Pemilu 2014 mendatang. Pasalnya, sejauh ini tiga partai besar seperti Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PDI Perjuangan menginginkan ambang batas partai di atas empat persen.


”(Ambang batas) itu idealnya 3 persen atau maksimalnya 3,5 persen lah. Kita naikkan satu persen dari tahun lalu,” ujar anggota Komisi VIII DPR ini sambil mengatakan, bahwa sampai saat ini Sekretariat Gabungan partai pendukung pemerintah belum pernah membicarakan masalah ambang batas.

Meski menilai ada potensi untuk membentuk poros tengah, dia mengatakan, sampai saat ini PPP juga belum pernah membicarakan hal tersebut secara organisasi. "Ide poros tengah itu masih wacanalah. Itu baru merupakan sebuah kerangka berfikir, artinya belum ada realisasilah. Belum ada, masih jauh. (PPP) belum pernah membicarakan itu," demikian Hasrul. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya