Berita

motogp

Olahraga

Seri Phillip Island Terancam Batal

MINGGU, 02 JANUARI 2011 | 08:23 WIB

RMOL. Balapan MotoGP di Sirkuit Phi­llip Island, Australia pada  Oktober terancam tidak di­gelar. Pasalnya, pihak pe­ngelola menolak perubahan jad­wal terkait cuaca buruk di wi­layah Australia.

Dorna, selaku pemegang hak siar MotoGP mendesak penge­lo­la sirkuit sepanjang 4.445 meter itu agar mengubah jadwal seri MotoGP Australia menjadi awal seri atau di bulan Maret. Ala­sannya, cuaca buruk setiap bu­lan Oktober sangat meng­gang­gu pelaksanaan balapan, ter­masuk membahayakan para pebalap.

“Gelaran MotoGP Australia di Phillip Island harus dihelat pa­da awal musim, sebab, ter­lalu berisiko bila kita tetap me­mainkannya di akhir musim,” ujar CEO Dorna Carmelo Ez­pe­le­ta di Motorcyclenews.com.


Dorna memberi ke­long­ga­ran, jika perubahan jadwal ter­sebut baru akan dilaksanakan pa­da musim balap 2012 men­da­tang, karena musim ini seri Phillip Island tetap dihelat pada 14-16 Oktober.

“Kami sudah berbicara deng­an pihak Phillip Island, khu­sus musim 2011 ada pe­nge­cualian. Kami memahami ber­ba­gai kendala yang ada. Na­mun, kami sudah memutuskan bah­wa mulai 2012, GP Aus­tralia harus dihelat awal musim (Maret),” lanjut Ezpeleta.

Ezpeleta menambahkan, un­tuk 2012 aturan ini wajib di­terapkan. Apalagi pihak FIM se­laku otoritas tertinggi balap MotoGP juga tak akan meng­izin­kan Australia menggelar ba­lapan di Phillip Island, bila jadwalnya tidak pada awal musim.

Sementara itu, Chief Exe­cu­ti­ve The Australian Grand Prix Corporation (AGPC), Andrew Westacott menyatakan pi­hak­nya tidak setuju bila GP Australia dipindah ke bulan Maret.

Dalam pernyataannya, Wes­tacott menilai Ezpeleta telah mengingkari kesepakatan yang telah mereka sepakati se­be­lum­nya. Dia juga juga berkilah pe­mindahan jadwal MotoGP men­jadi bulan Maret bakal me­micu berbagai macam ma­sa­lah. Salah satunya adalah pe­r­ge­laran Formula Satu yang bia­sanya dihelat pada akhir Maret bakal terganggu.

“Kami telah mengikat kon­trak dengan Dorna, di mana me­reka telah setuju bahwa ka­mi akan menggelar balapan an­tara September-Oktober hing­ga ­t­a­hun 2016. Pemindahan jad­wal ke Maret tidak akan mu­dah seperti yang dikatakan, se­bab kami juga punya be­be­rapa agenda potensial seperti meng­gelar seri World Su­per­bi­ke (Februari), sesi ujicoba Mo­to­GP dan tentunya ajang Formula One,” ujar Westacott.  [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya