komnas HAM/ist
komnas HAM/ist
RMOL. Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono semestinya mendiskusikan terlebih dahulu dengan pihak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk memastikan potensi pelanggaran HAM dalam kasus video kekerasan terhadap warga di Puncak Jaya, Papua.
Apalagi, dari fakta yang ditemukan Komnas HAM di lapangan, ditarik kesimpulan sementara bahwa ada indikasi pelanggaran HAM berat yang dialami warga Papua.
"Indikasi pelanggaran HAM ini jelas, yaitu bahwa anggota TNI melakukan pemukulan terhadap warga. Kan pemukulan berupa penganiayaan tidak boleh berdasarkan UU," tegas komisioner Komnas HAM, Joni Nelson Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Sabtu, 1/1).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 21:08
UPDATE
Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08
Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40
Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40