Berita

ilustrasi/ist

AFF 2010

SBY: Jangan Putus Asa, Jangan Tiru Kelakuan Supporter Malaysia

SENIN, 27 DESEMBER 2010 | 07:56 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Presiden SBY meminta agar timnas Indonesia yang dikalahkan Malaysia dalam laga tadi malam tidak putus asa.

"Kita tidak boleh putus harapan, tidak boleh patah semangat dan jangan saling salah menyalahkan. Saya yakin timnas kita juga berjuang untuk mencapai kemenangan di Kuala Lumpur ini," ujar Presiden SBY tadi malam usai nobar di kediamannya, Cikeas, Bogor, tadi malam (Minggu, 26/12).

Seperti dikutip dari situs resmi Presiden SBY, ia juga mengingatkan masih ada pertandingan kedua di Indonesia.

"Saya ingin seluruh rakyat Indonesia tetap memberikan dukungan, memberikan semangat, kepada timnas kita," kata SBY. "Kepada timnas, saya berpesan dari tanah air, tidak perlu gentar, tetap berkonsolidasi, konsentrasi untuk meraih kemenangan kembali, nanti tanggal 29 Desember," tambah SBY.

Situs resmi Presiden SBY juga menulis bahwa SBY meminta supporter Indonesia tidak mengikuti perilaku supporter Malaysia di pertandingan tadi. Dalam pertandingan tadi malam, supporter Malaysia berkali-kali memprovokasi pemain Indonesia dengan menembakkan sinar laser hijau.

"Marilah kita menjadi bangsa yang sportif dalam berolahraga, tetap dengan semangat persaudaraan tetapi kita gigih berjuang," seru SBY.

Juga disebutkan, ketika kiper Indonesia, Markus Haris Maulana protes atas ulah penonton Malaysia, SBY sempat menelpon Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng yang menonton langsung pertandingan itu di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. [guh]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya