Berita

Tahun 2011 Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Baik

KAMIS, 23 DESEMBER 2010 | 09:28 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2010 yang mencapai 6 persen, dinilai sebagai angka yang realistis.

Berbagai indikator ekonomi menunjukkan perekonomian nasional tengah mendapat dorongan positif, sehingga mampu melaju dengan baik sesuai perkiraan sebelumnya. Bahkan tahun 2011, perkiraan pertumbuhan mencapai angka 6,4-6,5 persen bukan angka yang terlalu muluk.

"Saya melihat angka 6,4 sampai 6,5 persen tahun depan bukan hal yang muluk. Ekonomi kita sekarang istilahnya sedang mendapat angin buritan, sehingga mampu melaju sesuai perkiraan, bahkan lebih cepat," ujar pengamat ekonomi dari The Centre for Strategic and International Studies Pande Radja Silalahi di Jakarta hari ini (Kamis, 23/12).


Menurut Pande, berbagai indikator ekonomi memang menunjukkan prospek ekonomi Indonesia 2011 akan lebih baik, ketimbang tahun ini. Apalagi berbagai indikator ekonomi negara-negara yang menjadi pasar utama Indonesia, yang juga tengah membaik, akan ikut mendorong pertumbuhan Indonesia tahun depan.

"Kalau kita melihat indikator ekonomi pasar utama Indonesia seperti Eropa, Amerika Serikat, Jepang dan Cina juga menunjukkan angka positif," jelasnya.

Saat ditanya mengenai angka pertumbuhan per kapita Indonesia yang akhir 2010 ini sudah mencapai 3.000 dolar AS, Pande menyebutkan, angka itu sudah sepantasnya, dan bukanlah rekayasa pemerintah.

"Pertumbuhan ekonomi yang naik ditambah nilai tukar yang positif sudah seharusnya diikuti pendapatan per kapaita yang terus membaik," ujarnya.

Namun, lanjut dia, tantangan yang harus lebih diperhatikan adalah menyangkut pemerataan pendapatan terhadap seluruh rakyat Indonesia. "Angka 3.000 dolar AS kan merupakan angka rata-rata pendapatan per kapita. Yang terpenting, harus dapat didorong pemerataannya," tutupnya.

Sebelumnya Menko Perekonomian Hatta Radjasa menyebutkan, tingkat perekonomian Indonesia berada di peringkat 16 besar dari seluruh negara di dunia. Apalagi berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI), pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2010 dan diperkirakan akan meningkat menjadi 6,5 persen pada 2011.

Hatta juga menyebutkan, diperkirakan pada 2030 pendapatan per kapita Indonesia sudah di atas 17.000 dolar AS per tahun. Hal tersebut menimbang kondisi perekonomian Indonesia yang mengalami pertumbuhan cukup pesat dan terus meningkat sejak 1970. Bahkan, jelas Hatta, pada akhir 2010 saja diperkirakan pendapatan per kapita Indonesia sudah mencapai 3.000 dolar AS per tahun, di luar target pemerintah selama ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya