Berita

Nonton Final Indonesia Lawan Malaysia, Pakai Baju Batik atau Kaos Merah

SELASA, 21 DESEMBER 2010 | 18:51 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Bila tak ada aral melintang leg pertama pertandingan final Piala AFF Suzuki antara kesebelasan Indonesia melawan kesebelasan negeri jiran Malaysia akan digelar hari Minggu, 26 Desember 2010 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Adapun leg kedua akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 29 Desember 2010.

Yang juga ramai dibicarakan publik Indonesia menjelang kedua pertandingan itu adalah: apakah kostum yang sebaiknya dikenakan supporter Indonesia. Apakah kaos merah-putih seperti biasa yang kita saksikan selama penyelenggaraan AFF Suzuki selama ini, atau baju batik. Atau, telanjang?

“Dalam pertandingan final antara Indonesia dan Malaysia nanti, pakailah baju batik. Selain itu berarti Anda memberikan dukungan kepada kesebelasan kita tercinta, Anda juga membuktikan kepada Malaysia bahwa batik adalah punya Indonesia. Sebarkan!” begitu salah satu pesan yang dikirim berantai via jaringan Blackberry.

Tetapi oleh kalangan lain ajakan ini dianggap bermaksud menyesatkan.

“Hati-hati dengan broadcast yang menganjurkan agar supporter Indonesia menggunakan batik di GBK saat final second leg lawan Malaysia tanggal 29 Desember nanti,” demikian bunyi sebuah pesan yang disebarkan lewat jaringan yang sama dengan pesan pertama.

Mengapa menyesatkan?

“Disinyalir broadcast tersebut dibuat oleh orang Malaysia untuk memudarkan aura merah putih di Stadion GBK, sehingga Malaysia lebih nyaman bermain di GBK. Ketahuilah, bahwa semua lawan yang bermain di GBK bergetar dan takut ketika masuk stadion dan melihat lautan merah dan teriakan Indonesia,” sambung pesan itu.

Tidak berhenti di situ, bagian berikutnya mengatakan:

“Jadi, tetaplah gunakan warna kebangsaan seperti yang digunakan tim nasional yang bertempur di lapangan. Jadilah pemain ke-12 dengan warna kebangsaanmu dengan Garuda di dada kita semua. Soal batik, dunia telah mengakuinya sebagai warisan budaya Indonesia. Cukup sudah soal itu, saatnya menjadi Indonesia dengan warna kebangsaan kita.”

Kelompok ketiga yang tidak mau terlibat dalam perdebatan baju batik dan kaos merah mengajukan alternatif pilihan.

“Saran aja kalau nanti ada yang nonton final Indonesia vs Malaysia di GBK daripada pakai batik mending telanjang saja, supaya Malaysia tahu orangutan punya siapa... Mohon bantu broadcast biar semuanya pada telanjang,” demikian pesan penuh canda itu.

Bagaimana dengan Anda? Pakai baju batik, kaos merah atau telanjang? Ah, Anda tentu sudah tahu jawabannya. [guh]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya