Berita

Wawancara

WAWANCARA

Julian Aldrin Pasha: Pemerintah Nggak Berniat Menunda Pelantikan Busyro

SENIN, 20 DESEMBER 2010 | 06:57 WIB

RMOL. Banyak kalangan menilai pemerintah tidak serius melakukan pemberantasan korupsi. Salah satu indikasinya, Busyro Muqoddas yang terpilih menjadi Ketua KPK 25 November lalu, tapi hingga kini belum dilantik.

Ketua Masyarakat Anti Ko­rupsi Indonesia (MAKI) Boya­min Saiman menegaskan, belum dilantiknya Busyro semakin meyakinkannya bahwa pemerin­tah tidak serius dalam pembe­rantasan korupsi.

“Ini artinya bahwa klaim pe­merintah selama ini sebagai anti korupsi, itu hanya sebatas pen­citraan,’’ ujarnya.


Menanggapi hal itu, Juru Bi­cara Presiden Bidang Dalam Ne­geri, Julian Aldrin Pasha menga­ta­kan, pemerintah serius berantas korupsi. Busyro Muqoddas se­gera dilantik. “Minggu depan pelantikannya,’’ ucapnya kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, Jumat (17/12).

Berikut kutipan selengkapnya:

Kapan persisnya dilantik?
Hari Senin (20/12) Pak Busyro dilantik di situ. Insya Allah, mu­dah-mudahan nggak ada ha­langannya.

Apa Keppres pelantikan Bu­syro Muqoddas sudah ditanda­tangani Presiden?
Sudah, 15 Desember lalu.

Apa pihak Istana sudah me­ngontak Busyro mengenai  pe­lan­tikan itu?
Tentu sudah dikomunikasikan dengan beliau dan pimpinan KPK yang lain. Jadi, waktu tepat ke­lihatannya minggu depan. Untuk lebih jelasnya, silakan tanya ke KPK. Karena kami telah menjalin komunikasi dengan mereka ter­kait rencana pelantikan pimpinan KPK yang baru, Pak Busyro.

Kenapa lama sekali dilantik?
Nggak lama, memang masih mencari waktu yang tepat saja. Tidak hanya satu pihak saja yang harus dipersiapakan.

Pemerintah dianggap meng­hambat nih?
KPK mempunyai mekanisme yang sedang berjalan. Selama ini kita kan tahu, KPK tetap bekerja menjalankan tugas mereka, nggak ada masalah. Untuk lebih jelas mengenai intern KPK di­tanya langsung ke KPK saja.

Ada yang menilai  pelantikan ini dimolorin agar KPK tidak bertaji, apa benar begitu?
Nggak seperti itu. Pemerintah nggak berniat menunda pelan­tikan Busyro. Seperti yang saya bilang tadi, pelantikan ini belum terlambat.

O ya, apa Presiden SBY  mau bertemu dengan Sri Sultan Ha­mengku Buwono X untuk mem­bahas polemik di Yogyakarta?
Tidak ada polemik. Se­sung­guh­nya antara Pak Presiden SBY dengan Sultan Hamengku Bu­wono X itu tidak ada masalah, baik secara personal maupun setelah terjadinya polemik dari wacana terkait dengan RUUK DIY yang yang sudah diserahkan ke DPR, Kamis (16/12).

Oleh karena itu, tentu kalau dikatakan bahwa ada masalah atau hal tidak sependapat antara pak Presiden SBY dan Sultan Hamengku Buwono X. Saya kira tidak seperti itu pemahamannya. Seperti yang kita saksikan ber­sama saat di Istana Merdeka beberapa hari yang lalu, saat Sri Sultan mendapat penghargaan dari Presiden. Dapat dilihat pula bahwa memang antar keduanya tidak ada masalah.   [RM]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya