Berita

Kemenkop Seleksi Koperasi Beraset di Atas Rp 10 Miliar

SENIN, 13 DESEMBER 2010 | 16:13 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan mengatakan, instansinya tengah mencari dan menyeleksi koperasi yang memiliki keunggulan dari sisi aset dengan jumlah minimal Rp 10 miliar dan omset minimal Rp 50 miliar per tahun.

Koperasi tersebut selanjutnya diharapkan bisa menjadi percontohan bagi koperasi lain yang level-nya masih di bawah, agar bisa meningkatkan daya saing untuk menjadi penggerak perekonomian regional maupun nasional. Koperasi itu lalu ditetapkan dalam skala tiga terbaik di setiap provinsi. Selanjutnya diharapkan menjadi lokomotif penarik koperasi lain untuk bisa berbenah menaikkan kualitasnya, mengacu pada koperasi tiga besar tiap provinsi.

”Oleh karena itu, saya harap, Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) bisa mendukung program ini,” kata Syarief usai  membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Kosgoro di Wisma Mas Isman, Jakarta Pusat, Jumat (10/12).


Dia meminta seluruh jajaran Kosgoro, yang telah memiliki koperasi pada tingkat pusat maupun daerah, supaya dikembangkan jadi koperasi skala besar seperti yang ditetapkan Kementerian Koperasi dan UKM mulai pada tahun ini.

Dengan jaringan kerja Kosgoro yang luas di Indonesia, Syarief optimistis organisasi kemasyarakatan tersebut mampu mewujudkan koperasi skala besar. Caranya, fokus pada kegiatan usaha tertentu yang memiliki potensi dikembangkan secara bisnis.

”Upaya yang kami lakukan mencari koperasi tiga terbesar di setiap provinsi, tidak bisa diraih secara instan. Program ini harus didukung oleh seluruh gerakan perekonomian rakyat di Indonesia, termasuk Kosgoro,” ucap Menteri.

Dukungan dari berbagai organisasi diperlukan Kementerian Koperasi dan UKM, karena, kata dia, dunia koperasi dan usaha mikro, kecil menengah (KUMKM) nasional masih menghadapi berbagai kendala dan tantangan.

Kosgoro menjadi salah satu organisasi kemasyaratan yang menjadi harapan pemerintah, karena eksistensi organisasinya sejak 1957 memiliki program yang selalu menyentuh sisi kehidupan masyarakat. Terutama melalui operasional koperasi-koperasi primernya.

Hadir pada pembukaan Mukernas Kosgoro, antara lain, Ketum Kosgoro Effendi Yusuf, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Kosgoro Bambang W Suharto, dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Hayono Isman, yang juga Anggota Majelis Pertimbangan Kosgoro.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya