Berita

Pengusaha Nasional Dukung Keberadaan Koperasi

JUMAT, 10 DESEMBER 2010 | 21:24 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan menyambut baik komitmen kalangan pengusaha nasional di Sumatera Selatan terhadap pengembangan koperasi di daerahnya. Menurutnya kepedulian pengusaha besar merupakan sinergi antara ekonomi Makro dan Mikro.

Komitmen pengusaha nasional itu sendiri, tertuang dalam Memorandum of Understanding dalam mendukung pengembangan koperasi. Tercatat sembilan belas pengusaha pertambangan dan tujuh belas pengusaha perkebunan menandatangi MoU mendukung keberadaan koperasi.

“Ini pertama kali dalam sejarah pengusaha-pengusaha besar mendukung koperasi. Ini merupakan sinergis yang patut dicontoh oleh daerah-daerah lain,” kata Syarief Hasan kepada wartawan di Kabupaten Musi Rawas, Sumsel (Jum'at 10/12).


Ia mengatakan, kepedulian kalangan pengusaha besar menjadikan perekonomian, baik makro dan mikro berjalan dengan sinergis. Selain itu, komitmen terhadap koperasi juga merupakan implementasi dari Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi (Gemaskop) yang menjadi program unggulan Kemenkop dan UKM.

“Salah satu pilar ekonomi nasional adalah eksistensi koperasi dan UKM-nya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Menkop dan UKM memuji langkah-langkah yang dilakukan Kabupaten Musi Rawas dalam pengembangan koperasi dan UKM. Salah satunya, kata dia, pencanangan 1.000 Koperasi pada 2011, pengembangan industri pengelolaan Crude Palm OH (CPO) yang dikelola koperasi, serta pengembangan produk unggulan daerah di Musi Rawas dalam rangka pengembangan usaha kecil menengah. Selain itu, kabupaten Musi Rawas juga menunjukan statistik perekonomian diatas rata-rata, yaitu diatas sembilan persen.

Sementara Bupati Musi Rawas Ridwan Mukti, mengatakan kehadiran Menkop dan UKM Syarief Hasan ke daerahnya memberikan gairah tersendiri bagi geliat koperasi dan sektor usaha kecil menengah. Kata dia, kehadiran Menkop dan UKM sebagai penghargaan atas kerja keras semua kalangan dalam membangkitkan sektor usaha kecil, menengah dan koperasi.

Menurut Ridwan, dari tahun ke tahun kegiatan koperasi di daerahnya mengalami peningkatan yang signifikan, tahun 2008 tercatat 416 koperasi, 2009 naik menjadi 461 koperasi kemudian pada 2010 naik lagi menjadi 720 koperasi.

“Kita sadar betul, koperasi dan usaha kecil menengah merupakan faktor pendukung ekonomi di daerah tahun 2011 kita targetkan 1000 koperasi tumbuh kondusif di sini,” katanya. (wah)

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya