sri sultan hb x/ist
sri sultan hb x/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku paham betul sejarah penggabungan Jogjakarta dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada era Presiden Soekarno. Tak hanya itu, Presiden juga mengikuti perkembangan Jogja setelah masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Paku Alam VIII itu.
"Setelah itu bergesar ke masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubowono X (untuk periode) yang pertama 1998-2003. Waktu itu tanpa wakil gubernur. Ingat saya persoalan suksesi di Paku Alam belum manives. Setelah itu bentangan sejarah berikutnya lagi masuk pada pemerintahan Sri Sultan Hamengkubowono X dan bersama Sri Paduka Paku Alam VIII yang kedua, tahun 2003-2008," ujar SBY dalam keterangan pers hari ini (Kamis, 2/12).
Nah, setahun sebelum masuk masa jabatan Sri Sultan berakhir, tepatnya pada tahun 2007, SBY mengingatkan, terjadi dinamika politik. Pada saat itu, ada yang mengatakan, agar Sultan langsung menjabat jadi gubernur untuk yang ketiga kali. Sedangkan pada pihak lain menyebutkan perlu ada aturan soal itu.
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11