Berita

Olahraga

Ferrari: Urus Saja Dirimu!

Janji Tidak akan Kongkalikong
RABU, 10 NOVEMBER 2010 | 06:36 WIB

RMOL. Peluang pebalap Ferrari, Fernando Alonso meraih gelar juara dunia ketigakalinya sudah di depan mata. Namun,  ‘Kuda Jingkrak’, julukan Ferrari,  mengaku tidak akan melakukan team order (kongkalikong) untuk meloloskan pebalapnya.

Hal itu ditegaskan Principal Fer­rari, Stefano Domenicali me­nanggapi isu akan adanya ske­na­rio khusus yang dilakukan Fer­rari. Menurutnya, ketimbang me­mi­kirkan urusan tetek-be­ngek, mendingan memfokuskan pada pebalap masing-masing.

“Kami tidak akan mengubah pen­dekatan kami dan harus fo­kus pada diri sendiri. Kami tidak per­lu membuat kalkulasi yang su­lit. Kami tahu kalau kami be­ra­da di antara dua Red Bull (Web­ber dan Vettel), maka itu su­dah cukup,” kata Domenicali seperti dilansir Autosport, Selasa (9/11).


Meski gagal naik podium per­tama dan hanya di posisi ketiga di GP Brazil akhir pekan lalu, Alon­so tetap kokoh berada di po­sisi puncak klasemen dengan nilai 246, atau unggul delapan poin dari rival terdekatnya Mark Web­ber dari Red Bull dan 15 poin dari Sebastian Vettel.

Untuk bisa menjadi juara, Alon­so hanya cukup finis kedua atau bisa finis di posisi yang le­bih rendah dari Webber dan Vet­tel. “Terlepas da­ri itu, kami harus me­mas­ti­kan kalau kami harus ce­pat, sem­purna di kua­lifikasi dan kami harus me­la­ku­kan yang ter­baik yang kami bisa,” tam­bahnya.

Saat ditanya apakah performa mo­bil Ferrari akan cukup bagus un­tuk menang di Abu Dhabi, Do­menicalli tak memberi jawa­ban pasti. Pasalnya di sana Red Bull sangat kuat. Musim lalu, tim Banteng Merah sukses membuat duo pebalapnya menempati po­dium satu dan dua di sirkuit Yas Marina.

“Kami akan mencoba. Tentu ke­menangan adalah sesuatu yang kami butuhkan karena hal itu akan membuat kami mudah me­raih juara. Tanpa kalkulasi,” tan­das Domenicalli.

McLaren Belum Lempar Handuk

Sementara itu, kans McLaren me­loloskan pebalapnya Lewis Ha­milton su­dah pupus sepa­ruh­nya. Walau kans tersisa tipis, Mc­La­ren menolak untuk me­lem­par handuk tanda menyerah.

“Kami akan berjuang keras dan melihat apa yang bisa kami la­kukan. Ini akan be­rat, tapi men­­jadi jua­ra dunia di ma­na­pun me­mang be­rat. Selama secara ma­tematis ka­mi masih bisa, ma­ka kami akan terus berjuang,” kata Principal McLaren, Martin Whitmarsh.

Di GP Abu Dhabi pekan de­pan, Hamilton hanya butuh ke­ajai­ban untuk jadi juara dunia. Na­mun, Whitmarsh mengaku, se­tuju dengan pandangan bahwa  kesialan bisa dengan mudah menghinggapi para kompetitor.

“Tidak. Pembalap tidak mam­pu menyelesaikan lomba itu bu­kanlah keajaiban. Itu sering ter­jadi di ajang balap. Jadi, mari lihat saja,” tutup Whit­marsh.   [RM]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya