Berita

presiden sby/ist

Presiden SBY Juga Terbuka dan Fleksibel dalam Menangani Sapi

MINGGU, 07 NOVEMBER 2010 | 20:22 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Selain TNI, Polri juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kepolisian untuk pengamanan lalu lintas arus pengungsi, kendaraan evakuasi, pencarian korban maupun pengamanan daerah secara umum.

Begitu sebut Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah, Velix Wanggai, menjelaskan pelaksanaan instruksi Presiden SBY dalam menghadapi bencana letusan Gunung Merapi.

Di samping anggota masyarakat yang menjadi korban letusan Gunung Merapi dan terpaksa mengungsi, pemerintah juga cekatan menangani masalah hewan ternak, khususnya sapi, di sekitar Merapi.

“Menko Kesra telah bekerja sama dengan Pemprov DIY dan Jateng untuk memetakan jumlah sapi, baik kepemilikan sapi, daerah penyebaran maupun kondisi umur sapi. Satu hari berjalan ini, Presiden sangat terbuka dan fleksibel untuk menangani sapi, baik dibeli oleh pemerintah maupun pemerintah menyiapkan ataumembeli pakan ternak untuk diberikan kepada para petani di sekitar Merapi,” ujar Velix dalam keterangannya kepada Rakyat Merdeka Online.

Dia juga mengatakan bahwa dalam konteks rekonstruksi dan rehabilitasi, Presiden SBY sangat terbuka dengan berbagai saran dan pandangan dari dunia kampus seperti UGM untuk penyiapan konsepsi relokasi dan normalisasi kehidupan masyarakat.

“Untuk itu, saat ini Kemenakertrans, Kemen PU, Kemendagri, BPN, KPDT, Kemenkop dan UKM, dan Pemprov Jateng dan DIY juga telah memulai diskusi awal untuk kebijakan relokasi internal Jateng dan DIY,” sambung Velix sambil menambahkan bahwa saat ini diperlukan social spatial planning yang matang dan komprehensif. [guh]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya