Berita

Awas, Bahaya Flu Gunung

KAMIS, 04 NOVEMBER 2010 | 22:50 WIB | LAPORAN:

RMOL. Setelah Gunung Merapi, ada 22 gunung yang patut diwaspadai aktivitasnya. Bahkan Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengeluarkan guguran awan panas, Kamis (4/11).

Ini yang harus diwaspadai masyarakat di lereng ke 22 gunung api tersebut.

Hal ini juga menjadi hot topik di berbagai forum online. Salah satunya di situs Kaskus.com


Aragon, salah satu komentator menilai, bahwa Indonesia dan Pulau Jawa pada khusunya telah dikepung awan panas.

"Jawa dikepung awan panas. Di barat, Krakatau. Di tengah, Merapi dan di timur, Semeru," ujarnya.

Komentator lain, Diza malah mengomentari dengan becanda.

"Kayak penyakit menular nih, Flu Gunung. Susah nih kalau gak ketemu cara nyembuhinnya," kata Diza.

Northboy, komentator lainnya berharap agar 22 gunung yang meningkat aktivitasnya tidak jadi meletus.    

"Jangan sampe meletuslah. Kasihan negara ini udah banyak derita," katanya.

Apapun komentar yang ada di berbagai forum dan situs online, kita semua berharap, agar Indonesia dijauhkan dari berbagai bencana dan bisa membangun untuk kesejahteraan rakyat.

Sebelumnya diberitakan ada 22 gunung api yang meningkat aktivitasnya. 22 gunung ini terbagi dalam tiga status.

Untuk status waspada, ada 19 gunung, yaitu, Gunung Seulawah Agam di Aceh, Gunung Talang di Sumatera Barat, Gunung Kerinci di Jambi, Gunung  Anak Krakatau di Lampung, Gunung Slamet di Jawa Tengah, Gunung Dieng di Jawa Tengah, Gunung Papandayan di Jawa Barat, Gunung Bromo di Jawa Timur, Gunung Rinjani di Lombok, Gunung Rokatenda di Flores, Gunung Lewotobi di Flores Timur, Gunung Lereboleng di Flores Timur, Gunung Soputan di Minahasa, Gunung Dukuno di Halmahera, Gunung Gamalama di Ternate, Gunung Semeru di Lumajang, Jatim, Gunung Egon di Sikka, NTT, Gunung Batur di Bali dan Gunung Kelud di Blitar.

Sementara Gunung Merapi di Yogyakarta berada pada level tertinggi, yaitu Awas.

Dua gunung lain yang berstatus siaga adalah Gunung Karangetang di Halmahera dan Ibu di Halmahera. [arp]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya