Berita

presiden obama/ist

Kunjungi Masjid Istiqlal, Obama Diminta Tiru Pangeran Charles

SELASA, 02 NOVEMBER 2010 | 14:32 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Bila tidak ada aral melintang (lagi) Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama Jr. akan berkunjung ke Indonesia pekan depan. Ini akan menjadi kunjungan yang sangat singkat, mengingat Indonesia hanya merupakan salah satu negara yang dikunjungi Obama dalam tur keliling Asia kali ini.

Masjid Istiqlal di Jakarta adalah salah satu tempat, yang menurut rencana akan dikunjungi Obama. Di tempat itu, Obama disebutkan akan bertemu dengan pemuka Islam di Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan kemungkinan akan berbicara di hadapan umat Islam.

Menurut hemat aktivis gerakan Islam, Fauzan Al Anshari, bukan pada tempatnya Obama berbicara di depan umat Muslim, di Masjid Istiqlal pula. “Kehadiran Obama di Masjid Istiqlal saja sudah menimbulkan polemik mengenai anjing pelacak yang biasa digunakan Secret Service untuk mensterilisasi lokasi. Apalagi bila dia berbicara di depan umat Islam seperti dalam tabligh akbar,” ujarnya.

Kalau memang dimaksudkan sebagai tabligh akbar, ada baiknya tokoh-tokoh Islam lain, seperti Habib Riziq, juga dilibatkan. Kalau ada Habib Riziq, baru pas,” kata Fauzan lagi.

Fauzan menyarankan, kalau pun Obama ingin mengunjungi Masjid Istiqlal sebaiknya tidak ada anjing pelacak yang digunakan. Kemudian, kehadirannya di Masjid Istiqlal pun tidak usah terlalu heboh dan dijejali pasukan pengawal keamanan yang merepotkan.

Dia meminta agar Obama mencontoh Pangeran Charles yang mengunjungi Masjid Istiqlal tahun 2008 lalu. Dalam kunjungan Pangeran Charles itu sama sekali tidak tampak pengawalan yang heboh dan berlapis-lapis. Kunjungan berlangsung dengan khidmat dan aman. [guh]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya