Berita

IPO KS MIRING

PAN Akan Pertanyakan Kementerian BUMN Meski Di Bawah Koordinasi Hatta Rajasa

SELASA, 02 NOVEMBER 2010 | 09:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Fraksi Amanat Nasional tidak terima dengan keputusan Kementerian Badan Usaha Milik Negara yang akan menjual saham PT Krakatau Steel senilai Rp 850 per lembar.

"Kami tidak ingin aset BUMN yang sangat strategis dijual obral. Apalagi kalau kemudian penjualan ini ada sinyaleman kepentingan-kepentingan tertentu," ujar Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 2/11).

Bila Kementerian BUMN tetap menjual saham perusahaan baja terbesar di Indonesia itu dengan harga Rp 850 per lembar, sangat mungkin Fraksi PAN akan menggunakan haknya yaitu, bertanya kepada pemerintah sebagai bentuk pengawasan kepada kebijakan yang diambil pemerintah.


Hal ini perlu karena penjualan saham itu di luar kezaliman. Meski, Kementerian BUMN berada di bawah koordinasi Menteri Koordinator Perekonomian yang juga Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. Teguh mengatakan, fraksinya akan melihat perkembangan dalam satu dua hari ini sebelum menggulirkan hak DPR tersebut.

"Wajar bagi kita untuk mempertanyakan apapun. Karena ini kepedulian kita bersama. Di era sekarang sudah tidak mengkin lagi untuk melakukan tindakan yang tidak akuntabel," tegasnya.

Namun, anggota Komisi I DPR ini menambahkan, penjualan saham Perusahaan yang berpusat di Cilegon, Banten itu itu merupakan keputusan Kementerian BUMN sendiri, bukan keputusan pemerintah alias Menko Perekonomian. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya