Berita

karangetang/guh

GUNUNG BERAPI SULUT

Puncak Karangetang Pancarkan Sinar Kemerahan

MINGGU, 31 OKTOBER 2010 | 14:42 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Puncak Gunung Karangetang yang sejak 22 September lalu dinyatakan berada dalam status oranye alias siaga, siang tadi (Minggu, 31/10) terlihat memancarkan sinar kemerahan.

Rakyat Merdeka Online mengamati hal itu dalam penerbangan dari Kota Tahuna di Pulau Sangihe menuju Manado dengan menggunakan Casa P-850 bersama rombongan Kepala Pusat Operasi Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) Laksamana Pertama Susanto.

Pesawat yang dipiloti Mayor Bambang mendekati puncak gunung hingga berjarak beberapa ratus meter. Dari jarak itu tampak cukup jelas gumpalan awan putih tebal yang menutupi sebagian puncak gunung. Jejak aliran lava yang pernah mengalir keluar dari puncak gunung juga masih terlihat jelas, membelah hutan kelapa dan perkampungan di kaki gunung. Beberapa rumah penduduk terlihat begitu dekat dengan jejak aliran lava itu.

Sinar kemerahan yang dipancarkan Gunung Karangetang tidak dipandang sebagai hal yang luar biasa. Gunung yang terletak di perairan utara Sulawesi Utara itu , sekitar 15 menit terbang menggunakan Casa, memang terbilang aktif. Media setempat melaporkan bahwa kemarin (Sabtu, 30/10) Gunung Karangetang kembali memperdengarkan suara gemuruh.

Bulan Agustus lalu letusan Gunung Karangetang sempat mengganggu proses pemilihan kepala daerah Sulut. Sebulan kemudian, Gunung Karangetang kembali meletus. Setahun sebelumnya letusan Gunung Karangetang menewaskan empat warga di sekitar kaki gunung. Laporan lain menyebutkan bahwa letusan gunung itu pada 17 Agustus 2007 begitu semarak menyerupai pesta kembang api.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan tanda-tanda ke arah aktivitas seismik yang lebih tinggi. [guh]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya