Berita

adhie massardi/ist

Benarkah Ruhut Sitompul Mendukung Gerakan Adhie Massardi

MINGGU, 24 OKTOBER 2010 | 12:03 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Ruhut Sitompul, salah satu anggota DPR andalan Partai Demokrat, mengaku pernah diminta Adhie Massardi mencarikan sponsor untuk gerakan mengritisi pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Hal ini disampaikan Ruhut dalam acara bincang-bincang yang disiarkan langsung TV One Sabtu (23/10) malam, pukul 20.00 WIB.

Adhie Massardi, yang dalam talk show bertema “mengritisi setahun pemerintahan Yudhoyono” itu, menjadi narasumber bersama Hermawan Sulistio, Adrianus Meliala, dan dua mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) yang jadi korban tindak kekerasan aparat, tidak menanggapi pernyataan Ruhut.

Tapi, siang ini (Minggu, 24/10), menjawab pertanyaan Rakyat Merdeka Online, aktivis Gerakan Indonesia Bersih ini mengaku tidak pernah mengatakan hal seperti yang dikatakan Ruhut. Hanya saja, Adhie meyakini, Ruhut memberikan dukungan moril terhadap gerakan yang terus dibangunnya bersama sejumlah aktivis.

“Ruhut itu sohib saya. Dia pengagum Gus Dur karena memperjuangkan demokrasi dan nilai-nilai pluralisme. Mungkin karena nilai-nilai pluralisme itu sekarang, di bawah pemerintahan Yudhoyono, semakin terkikis, Ruhut diam-diam mulai geram,” tutur jubir presiden era Gus Dur ini.

“Bagi saya, dari mana pun datangnya, sepanjang dukungan itu demi tegaknya keadilan dan kesejahteraan rakyat, tidak ada masalah. Jadi bukan urusan saya apakah motivasi Ruhut mendukung perjuangan nilai-nilai pluralisme yang kami lakukan untuk menaruh satu kaki di tempat kami guna berjaga-jaga, atau sungguh-sungguh. Itu tidak penting,” tambah Adhie.

Jadi tidak masalah itu datang dari kubu Partai Demokrat?

“Lebih banyak orang Demokrat yang mendukung kami, tentu akan lebih baik,” pungkasnya. [guh]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya