Berita

ilustrasi

REFORMA AGRARIA

SMC: Program SBY Perlu Didukung

JUMAT, 22 OKTOBER 2010 | 18:14 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pemerintah harus menindaklanjuti program Presiden SBY meredistribusi tanah sebagai bagian dari reforma agraria secara nasional, antara lain dengan menyediakan fasilitas pendanaan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dengan KUR, rakyat bisa mengelola tanah mereka secara produktif.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan, menanggapi penyerahan 142.159 hektar tanah oleh Presiden SBY untuk para petani di Istana Bogor, Jawa Barat (Kamis, 21/10).

"Kalau tidak didukung modal untuk berproduksi, penyerahan tanah kepada petani tidak akan memberikan hasil maksimal," jelas Syahganda ketika dihubungi, Jumat siang (22/10).

Menurutnya, ada beberapa pola yang bisa dilakukan pemerintah guna mendukung upaya pengentasan kemiskinan rakyat melalui redistribusi kepemilikan tanah.

Di antaranya adalah pola kemitraan yang memungkinkan petani bekerjasama dengan BUMN atau swasta untuk mengembangkan tanahnya. Selain itu, pemerintah bisa memberikan fasilitas pendanaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Namun mantan aktivis ITB itu mengingatkan, apapun pola yang dipilih tetap harus ada jaminan bahwa kepemilikan tanah itu tidak akan berpindah tangan. Selain itu, untuk mendapatkan KUR tanah yang dimiliki rakyat juga harus bisa menjadi jaminan atau pemerintah bertindak sebagai avalis langsung terhadap penyiadaan KUR bagi petani.

"Kita pegang harapan Presiden SBY agar rakyat menjadi tuan tanah, menjadi tuan yang memiliki bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya," tegas Syahganda. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya