Berita

Dipo Alam: 10 Nama yang Diusulkan Kemensos Belum Tentu Semua Jadi Pahlawan

SENIN, 18 OKTOBER 2010 | 11:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Sepuluh nama yang akan diajukan Kementerian Sosial ke Dewan Gelar, Tanda Kehormatan dan Tanda Jasa, belum tentu akan disahkan sebagai pahlawan nasional.

Demikian dikatakan Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Jakarta pagi ini (Senin, 18/10).

Saat ditanya kapan akan dibahas oleh Dewan Gelar, Dipo menjawab bahwa itu adalah kewenangan anggota Dewan Gelar. Karena itu, dia mempersilakan wartawan untuk menanyakan langsung ke Ketua Dewan Gelar yang juga Menkoplhukam, Djoko Suyanto.


"Saya tidak bisa memastikan. Itu tergantung sistem di Dewan. Berapa lama pembahasan, saya juga tidak bisa memastikan. Itu harus ditanyakan ke Sekmil. Saya hanya bisa jelaskan prosesnya. Setelah dari Dewan Gelar, nama-nama tersebut akan diserahkan ke Presiden. Namun sekali lagi, belum tentu diterima," jelasnya.

Kesepuluh calon penerima gelar Pahlawan Nasional itu adalah sebagai berikut:

1. Mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin dari Jawa Barat.
2. Habib Sayid Al Jufrie dari Sulawesi Tengah
3. Soeharto dari Jawa Tengah
4. Abdurrahman Wahid dari Jawa Timur
5. Andi Depu dari Sulawesi Barat
6. Johanes Leimena dari Maluku
7. Abraham Dimara dari Papua
8. Andi Makassau dari Sulawesi Selatan
9. Pakubuwono X dari Jawa Tengah
10. KH Ahmad Sanusi dari Jawa Barat. [zul]


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya