Berita

CALON KAPOLRI

PPP Dukung Pilihan SBY bukan karena Takut Kadernya Dicopot di Kabinet

SELASA, 05 OKTOBER 2010 | 08:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Persatuan Pembangunan mendukung sepenuhnya Komjen Timur Pradopo sebagai calon Kapolri yang diajukan Presiden ke DPR. Meski, pengajuan Komjen Timur ini juga mengejutkan.

"Kami merasa ini penuh kejutan ini, sesuatu hal yang tidak diprediksi sejak awal. Tapi tentu saja Presiden sudah mempertimbangkan dengan baik. Kami mendukungnya. DPP sudah menginsturuksikan kepada anggota Komisi III dari PPP untuk memilihnya," ujar Sekjen DPP PPP Irgan Chaerul Mahfidz kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 5/10).

Irgan yang juga anggota Komisi IX DPR ini menilai sosok Komjen Timur Pradopo merupakan figur yang memiliki latar belakang lengkap di tubuh Polri. Selain juga memiliki integritas dan merakyat kepada masyarat. Namun, bila sudah terpilih, PPP berharap Komjen Timur menegakkan hukum secara adil dan tidak mendekati masyarakat lewat jalan represif.


"Kasus Ampera kan baru saja terjadi. Dan itu tidak bisa dijadikan bukti bahwa dia gagal. Apalagi saat ini sedang dalam proses pembuktian. Kalau Trisakti, itu bukan hanya dia. Banyak pihak yang bertanggung jawab. Jadi tidak bisa disalahkan ke dia saja," jawab Irgan saat ditanya tanggung jawab Timur dalam kasus kerusuhan Ampera dan tragedi Trisaksi pada 1998.

Apakah dukungan PPP ini karena kuatir menteri-menteri yang dari PPP dicopot Presiden?

"Nggak ada kaitannya. Nggak ada kaitannya itu. Kalau soal itu merupakan hak prerogatif Presiden. Kami tidak bisa intervensi," imbuh Irgan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya