Berita

Paguyuban Ambon-Flores Tak Mau Konflik Ampera Menyebar

MINGGU, 03 OKTOBER 2010 | 13:32 WIB | LAPORAN:

RMOL. Para paguyuban dari berbagai etnis yang ada di Jakarta menyatakan akan segera melakukan lokalisasi agar insiden di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu lalu, tidak menyebar ke wilayah lain.

Pernyataan ini terlontar saat acara silaturahmi yang difasilitasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kemarin, di Balai Kota.

Demikian dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto usai acara Lomba Lari dan Jalan Sehat di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (3/10).


"Jadi kalau yang senggolan satu-dua orang tidak usah mesti keroyokan dan terus mengundang seluruhnya, itu saran yang bagus," jelas Prijanto.

Prijanto juga mengatakan, paguyuban etnis yang hadir pada acara itu berasal dari Ambon, Maluku, Nusa Tengara Timur, Sulawesi dan Tarakan-Kalimantan Timur. Hadir pula beberapa ketua parpol dan ketua ormas.
 
"Semuanya mengutarakan mereka tidak menyukai kegiatan premanisme," tukas Prijanto.

Bentrokan maut antar dua kubu bertikai terjadi di depan PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Rabu (29/9) lalu sekitar pukul 12.45 WIB.

Bentrokan terjadi saat pengadilan tersebut akan menggelar sidang lanjutan kasus Blowfish. Dua orang tewas dalam insiden berdarah tersebut. [wid]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya