Berita

CALON KAPOLRI

Minta Ajukan Lebih dari Satu Nama, PPP juga Tak Mau hanya Jadi Stempel SBY

SELASA, 21 SEPTEMBER 2010 | 09:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya mengirim lebih dari satu nama calon Kepolisian Republik Indonesia ke DPR. Hal ini untuk menghindari kesan bahwa SBY hanya menjadikan DPR sebagai alat legitimasi semata.

Demikian dikatakan anggota Komisi III dari Partai Persatuan Pembangunan Ahmad Yani kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 21/9).

Ahmad Yani sendiri menyesalkan aturan yang menyebutkan bahwa DPR hanya punya kewenangan menerima atau menolak, bukan memilih, dieksploitasi atau dijadikan sebagai pembenar agar Presiden SBY mengirim satu nama. Menurutnya, pasal itu hanya cocok pada masa orde baru dan tidak relevan untuk saat ini.


"Itu pemahaman yang keliru. Kalau seperti itu sama saja DPR jadi alat legitimasi Presiden. Kalau dibilang, jika mengajukan dua nama akan terjadi politik dagang sapi, tidak pas. Karena mengirim satu nama juga bisa saja jadi politik dagang sapi. Tapi kan yang penting niat dan bagaimana kontrol dalam seleksi itu," demikian Ahmad Yani. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya