Berita

Nusantara

Dewan Minta PU Sajikan Peta Pergerakan Intrusi Air Laut di Jakarta

SABTU, 18 SEPTEMBER 2010 | 10:12 WIB | LAPORAN:

RMOL Insiden amblesnya Jalan Arteri RE Martadinata di Jakarta Utara yang menghubungkan Ancol – Tanjung Priok diduga tidak terlepas dari pergerakan intrusi air laut yang berakibat pada penurunan permukaan tanah di sejumlah lokasi wilayah DKI Jakarta.

Seperti dikatakan anggota Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia, peta pergerakan intrusi air laut sangat penting dan mendesak untuk dijadikan dasar pertimbangan kebijakan pembangunan infrastruktur, khususnya di kawasan yang tidak jauh dari kawasan pesisir. Untuk itu, pihaknya melalui komisi bidang perhubungan dan pekerjaan umum akan meminta Kementerian Pekerjaan Umum agar menyampaikan data pergerakan intrusi air laut di wilayah Ibukota Jakarta.

"DPR akan meminta Menteri PU untuk menyediakan peta pergerakan intrusi air di Jakarta yang paling mutakhir,” ujar Yudi, Sabtu (18/9).
 

 
Menurut dia, seharusnya informasi mengenai pergerakan intrusi air laut itu diberikan kepada masyarakat secara terbuka. Peta dan data pergerakan intrusi air bukan hanya diperlukan terkait persoalan sanitasi lingkungan, khususnya ketersediaan air bersih bagi warga Jakarta, namun juga menyangkut kebijakan pembangunan infrastruktur, baik jalan maupun gedung. Agar diketahui, intrusi air laut telah menciptakan rongga-rongga besar di dalam lapisan tanah yang berakibat menurunnya permukaan lapisan tanah.

“Jika tidak diantisipasi, jelas itu sangat berbahaya bagi infrastruktur yang ada maupun yang sedang dibangun,” tutur Yudi.

Yudi juga meminta Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo untuk lebih tegas mengatur dan membatasi penggunaan air tanah di Ibukota. Penurunan lapisan tanah dalam jangka panjang bisa berdampak pada makin rapuhnya soliditas infrastruktur di Ibukota yang pada akhirnya menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar. [wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya