Berita

Sebelum Rombak Kabinet, SBY Harus Sowan ke Partai Koalisi

SENIN, 13 SEPTEMBER 2010 | 12:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sepertinya tidak akan bisa leluasa dalam merombak komposisi Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.

Pasalnya, sebelum mereshuffle, SBY harus melakukan pembicaraan terlebih dahulu ke pimpinan partai-partai koalisi.

"Itukan kesepakatan antara pimpinan partai dengan Pak SBY yang ada dalam gentlement agreement. Politisi sebaiknya tahu makna kebersamaan dan mencari jalan keluar yang baik. Tentu kalau ada kritik dan rencana reshuffle pasti akan dibicarakan," jelas Ketua DPP PKS Mustafa Kamal kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 13/9).


Selain itu, PKS sepertinya juga tidak risau dengan wacana reshuffle yang dikumandangkan anggota dewan pembina partai Demokrat Ahmad Mubarok.

Sama seperti yang diungkapkan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal beberapa waktu lalu, Mustafa juga mengatakan bahwa komposisi kader partai yang ada di KIB II tidak akan berubah meski SBY melakukan reshuffle.

"Apa yang dikatakan Bang Ical itu kan ada dalam gentlement agreement. Saya sepakat dengan Bang Ical," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya