mustafa kamal/ist
mustafa kamal/ist
RMOL. Pernyataan anggota dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok bahwa akan ada lima menteri yang dicopot bersamaan dengan pergantian Kapolri dan jaksa Agung mestinya tidak menganggu kinerja para menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.
Sebaliknya, para menteri sebaiknya memposisikan Gurubesar Ilmu Psikologi di UIN Jakarta itu sebagai orang tua yang sedang memberi nasihat.
"Pak Mubarok inikan sesepuh Partai Demokrat. Kami tentu terbuka terhadap pemikirannya dan itu akan memacu kinerja pemerintahan. Saya melihatnya dari segi positif, anggap saja ini sebagai pemacu adrenalin atau pecutan untuk bekerja lebih baik. Bukan menakut-nakuti atau intimidasi. Saya mengimbau jadikan itu sebagai nasihat dari orang tua. Tidak ada manfaatnya kalau dilihat dari segi negatif," ujar Ketua DPP PKS Mustafa Kamal kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 13/9).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 21:08
UPDATE
Senin, 04 Mei 2026 | 16:19
Senin, 04 Mei 2026 | 16:18
Senin, 04 Mei 2026 | 16:05
Senin, 04 Mei 2026 | 15:34
Senin, 04 Mei 2026 | 15:32
Senin, 04 Mei 2026 | 15:27
Senin, 04 Mei 2026 | 15:26
Senin, 04 Mei 2026 | 15:17
Senin, 04 Mei 2026 | 14:50
Senin, 04 Mei 2026 | 14:45