Berita

Kabar Pena

Kedubes Australia Bicara Loper Koran

SELASA, 07 SEPTEMBER 2010 | 20:14 WIB | LAPORAN:

RMOL. Bagi banyak orang, keberadaan loper koran dipandang sebelah mata. Namun bagi Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Australia, Paulo Billyer loper koran adalah nadi kehidupan industri media.

Demikian disampaikan Paulo pada buka puasa Rakyat Merdeka Grup, Kedutaan Besar Australia dan loper koran Jakarta di Kantor Rakyat Merdeka Grup, Gedung Graha Pena, Selasa (7/9).

"Saya juga terima kasih pada loper-loper koran. Apabila bukan karena loper, koran itu tidak akan dibaca orang lain, saya juga tahu itu bukan pekerjaan yang mudah. Saat panas atau hujan yang penting koran itu sampai ke pembaca dan mereka tidak mau tahu yang penting koran sampai. Jadi suatu kehormatan bagi saya dan rombongan Kedubes bisa hadir saat ini. Suatu kesenangan pula bisa berada disini pada saat bulan Ramadan," ujar Paulo.


Paulo menambahkan Rakyat Merdeka adalah salah satu koran paling penting di Indonesia.

"Jadi saya setuju (Rakyat Merdeka) dicetak setiap hari. Ini juga untuk mendukung kebebasan pers," lanjutnya. [arp]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya