Berita

BURSA CALON KAPOLRI

PAN Berharap Presiden Kirim Satu Nama

MINGGU, 05 SEPTEMBER 2010 | 15:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan merekomendasikan hanya satu nama calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia sebagai pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang akan pensiun Oktober mendatang ke Dewan Perwakilan Rakyat.

“Saya berharap Presiden hanya mengirimkan satu nama, tidak dua atau tiga. Selesaikan dulu proses seleksi di tingkat presiden. Setelah itu, Presiden mengirimkan satu nama terbaik atau ideal menurut presiden. Karena yang terbaik dan ideal itu hanya satu orang,” ujar anggota Komisi III Ahmad Rubaie kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 5/9).

Setelah menerima satu nama, lanjut Wakil Ketua Fraksi PAN ini, Komisi III DPR hanya berkonsentrasi membedah visi, misi, dan obesesi kandidat tersebut. DPR ingin mengetahui bagaimana kapabilitas dan leadership sang calon.


“Kami akan bongkar isi otaknya. Apa obsesi dia setelah jadi Kapolri. Kami juga akan mencari calon yang lebih baik dari BHD. Itu permintaan BHD sendiri.  Apalagi saat ini Polri memiliki banyak tantangan. Salah satu contohnya, kasus kerusuhan Buol, tak boleh lagi terulang. Polisi harus betul-betul bisa jadi pengayom dan pelindung masyarakat,” jelasnya.

Namun, dia menambahkan, jika memang calon yang direkomendasikan Presiden itu tidak fit dan tidak proper, DPR tentu saja akan menolak calon tersebut. DPR kemudian meminta Presiden untuk mengirimkan nama baru lagi. Terkait dengan proses pemilihan ini, dia memastikan, DPR akan bekerja secara profesional tidak ada politisisasi seperti yang dikuatirkan Presiden beberapa waktu lalu. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya