Berita

SINABUNG MELETUS

Jarak Rumah Lebih dari 6 KM, Pengungsi Diperbolehkan Pulang

SELASA, 31 AGUSTUS 2010 | 16:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Warga yang tinggal di radius lebih dari 6 km lebih dari kawasan Gunung Sinabung, Tanah Karo, Sumatera Utara, saat ini telah diperbolehkan untuk meninggalkan tempat-tempat pengungsian.

Demikian dikatakan asisten Staf Ahli Presiden Bidang Bencana Alam Andi Arief, Sangab Surbakti kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 31/8).

Hal itu ia katakan berdasarkan rekomendasi dari Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang telah menggalar rapat siang ini.


Sebaliknya, sebut Sangab, warga yang tinggal di bawah radius 6 km disarankan untuk tetap berada di tenda-tenda pengungsian.

"Efek abunya masih membahayakan. Saya nggak tahu sampai kapan. Yang jelas day today akan selalu dievaluasi," jelasnya.

Untuk kebutuhan mendasar para pengungsi, Sangab memastikan saat ini telah terpenuhi. Seperti, tempat tidur, makan, minum, dan kebutuhan mandi cuci kakus (MCK).

"Tapi kalau untuk pakaian, itu relatif. Karena boleh saja apan yang disumbangkan tidak sesuai dengan pengungsi. Begitu juga soal medis, sulit terdeksi. Kalau makanan, misalnya, ada 100 orang disiapkan untuk kebutuhan 125. Tapi untuk medis kan tidak ada ukurannya. Yang jelas obat pernafasan, mata, diaere, dan disentri selalu stand by," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya