Berita

BURSA PIMPINAN KPK

PAN: Tentukan Masa Jabatan sebelum Fit and Proper Test!

SENIN, 30 AGUSTUS 2010 | 08:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sampai saat ini masa jabatan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi belum ada kejelasan antara DPR dan Panitia Seleksi Pimpinan KPK.

Untuk itu, anggota Komisi III DPR dari Fraksi PAN Ahmad Rubaie meminta agar masalah masa jabatan itu diselesaikan dulu. Agar calon yang akan menjabat merasa dapat kepastian hingga sampai kapan ia akan bertugas memberantas kasus korupsi di Indonesia.

"Sebelum fit and propers test, masa jabatan ini harus diselesaikan dulu. Makanya, saya minta Komisi III DPR membahas ini segera," ujar Ahmad Rubaie kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 30/8).


Berbeda dengan kebanyakan anggota Komisi III yang menilai pimpinan KPK yang baru ini adalah pengganti Antasari Azhar, Ahmad Rubaie berpikir sebaliknya. Menurutnya, calon KPK mendatang itu adalah pimpinan KPK yang defenitif untuk masa bakti selama empat tahun.

"Jadi dia itu bukan hanya sebagai pengganti meneruskan masa jabatan Antasari yang tinggal satu tahun lagi. Calon ini masa jabatannya empat sesuai dengan UU," ujarnya.

Dia menambahkan, karena masa jabatannya empat tahun, maka pimpinan KPK yang ada saat ini akan berakhir masa jabatannya pada 2014 mendatang. Dari itu, pada tahun depan, ketika empat pimpinan KPK lainnya habis masa jabatan dan Pansel kembali menyeleksi, calon baru ini tidak ikut pensiun.

"Begitu juga sebaliknya, pada tahun 2014 mendatang, hanya dia yang diganti. Sementara empat lainnya tidak," ungkapnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya