RMOL. Palang Merah Indonesia mengirimkan bantuan logistik untuk korban Gunung Sinabung yang saat ini masih tinggal di lokasi-lokasi pengungsian.
Berdasarkan data terakhir dari Tim Satgana (Satuan Penanganan Bencana) PMI Provinsi Sumatera Utara hingga Minggu pagi tadi (29/9), sebanyak 12 ribu warga terpaksa mengungsi.
PMI Provinsi Sumatera Utara telah menyalurkan bantuan 2.000 unit masker kepada para warga dan tim penyelamat yang bertugas di sana.
Setelah mengerahkan 10 personil Satgana sepanjang Jumat malam (27/8) hingga Sabtu dini hari (28/8), PMI Provinsi Sumatera Utara merencanakan akan menambah personil Satgananya hingga berjumlah 30 personil untuk ditugaskan hari ini, Minggu (29/9).
“Kami merencanakan akan mengerahkan tambahan personil Satgana dari PMI Provinsi Sumatera Utara untuk ditugaskan membantu di posko-posko pengungsian warga,” ujar Harliandi Mahardhika, Kepala Bidang Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat PMI Provinsi Sumatera Utara melalui jalur telepon, Minggu (29/8).
Berdasarkan data terakhir Posko Markas Pusat PMI, dilaporkan bahwa PMI telah mengirimkan bantuan logistik untuk para korban letusan Gunung Sinabung.
“Hari ini, Minggu (29/9), dari jalur Jakarta PMI telah mengirimkan logistik bantuan berupa 1.000 hygiene kit, 1.000 selimut, dan 1.000 tikar langsung menuju lokasi pengungsian korban letusan Gunung Sinabung. Kami juga telah dijadwalkan untuk mengirimkan bantuan masker sebanyak 10.000 unit langsung melalui jalur udara dan diberangkatkan dari Surabaya pada Senin pagi esok (30/8),” ujar Kepala Divisi Logistik Markas Pusat PMI Arief Ilmiawan, Minggu siang ini (29/9).
Sementara itu, dari lokasi pengungsian dikabarkan bahwa warga korban letusan Gunung Sinabung masih membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.
[zul]