Berita

PMI Kirim 1.000 Hygiene Kit, 1.000 Selimut, 1.000 Tikar, dan 10.000 Masker

MINGGU, 29 AGUSTUS 2010 | 18:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Palang Merah Indonesia mengirimkan bantuan logistik untuk korban Gunung Sinabung yang saat ini masih tinggal di lokasi-lokasi pengungsian.

Berdasarkan data terakhir dari Tim Satgana (Satuan Penanganan Bencana) PMI Provinsi Sumatera Utara hingga Minggu pagi tadi (29/9), sebanyak 12 ribu warga terpaksa mengungsi.

PMI Provinsi Sumatera Utara telah menyalurkan bantuan 2.000 unit masker kepada para warga dan tim penyelamat yang bertugas di sana.


Setelah mengerahkan 10 personil Satgana sepanjang Jumat malam (27/8) hingga Sabtu dini hari (28/8), PMI Provinsi Sumatera Utara merencanakan akan menambah personil Satgananya hingga berjumlah 30 personil untuk ditugaskan hari ini, Minggu (29/9).

“Kami merencanakan akan mengerahkan tambahan personil Satgana dari PMI Provinsi Sumatera Utara untuk ditugaskan membantu di posko-posko pengungsian warga,” ujar Harliandi Mahardhika, Kepala Bidang Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat PMI Provinsi Sumatera Utara melalui jalur telepon, Minggu (29/8).

Berdasarkan data terakhir Posko Markas Pusat PMI, dilaporkan bahwa PMI telah mengirimkan bantuan logistik untuk para korban letusan Gunung Sinabung.

“Hari ini, Minggu (29/9), dari jalur Jakarta PMI telah mengirimkan logistik bantuan berupa 1.000 hygiene kit, 1.000 selimut, dan 1.000 tikar langsung menuju lokasi pengungsian korban letusan Gunung Sinabung. Kami juga telah dijadwalkan untuk mengirimkan bantuan masker sebanyak 10.000 unit langsung melalui jalur udara dan diberangkatkan dari Surabaya pada Senin pagi esok (30/8),” ujar Kepala Divisi Logistik Markas Pusat PMI Arief Ilmiawan, Minggu siang ini (29/9).

Sementara itu, dari lokasi pengungsian dikabarkan bahwa warga korban letusan Gunung Sinabung masih membutuhkan bantuan dari berbagai pihak. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya