Berita

ilustrasi

120 Rumah di Cirendeu Permai, Ciputat Terendam Banjir

MINGGU, 29 AGUSTUS 2010 | 12:56 WIB | LAPORAN:

RMOL. Aliran sungai Bogor yang sejak tadi malam mulai meninggi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya, membuat air sungai yang  melintasi aliran di kali pesanggrahan  meluap.

Luapan air tersebut tumpah hingga menggenangi 120 rumah di Perumahan Cirendeu Permai Ciputat, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Ketinggian air hingga kini masih mencapai 1,20 meter.

Menurut keterangan dari anggota Polsek Ciputat Aiptu Abdullah Gunawan, banjir ini ini bukan yang pertama kali terjadi perumahan Cirendeu. Bila aliran sungai pesanggrahan meninggi, luapan air akan tumpah ke Perumahan Cirendeu Permai.


“Kalau aliran sungai pesanggarahan meninggi, itu sudah pasti kiriman dari Bogor, Perumahan Cirendeu langganan banjir,” ucapnya.

Gunawan melanjutkan, banjir mulai menggenangi perumahan Cirendeu sejak pukul 6 pagi, ketinggian air sudah mencapai hingga sepaha orang dewasa.

“Banjir tersebut menggenangi 120 rumah, tingginya air terletak di RT 01 dan RT 02 Rw. 12,” katanya.

Padahal dari pihak keamanan setempat, sudah memberikan peringatan kepada warga ketika aliran sungai Pesanggrahan mulai tumpah ke perumahan pagi tadi. Namun, pada akhir pekan ini banyak warga perumahan Cirendeu sedang menikmati liburan.

Hingga kini, tim Sar dari Kepolisian Brimob sejumlah 15 personel dan 4 unit perahu karet  telah diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang ingin keluar dan masuk ke dalam perumahan.

Sementara itu, Aan kurniadi (32), warga setempat mengatakan ketinggian air mulai masuk ke rumah sejak pukul 6 pagi, warga perumahan sibuk untuk memindahkan kendaraan mobilnya ke dataran yang lebih tinggi, kebanyakan para warga hari ini tidak melakukan aktifitas bekerja karena kondisi rumahnya yang masih tergenang banjir.

“Sebagian warga masih menunggu air surut untuk keluar rumah melakukan aktifitasnya,” kata Aan. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya