RMOL. Rapat gabungan antara Tim Pengawas Centurygate dengan Kepolisian, Kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi yang sedianya akan digelar besok (Rabu, 25/8) batal digelar.
"Saya kemarin diberi tahu demikian. Rapat akan ditunda Rabu depan. Saya dengar Kapolri sakit, dan KPK menyatakan tidak bisa hadir," ujar anggota Tim Pengawas Centurygate Hendrawan Supratikno kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 24/8).
Politisi PDI Perjuangan ini menyesalkan pembatalan oleh penegak hukum itu, terutama dari KPK. Pasalnya, rapat gabungan dengan agenda menggelar uji silang yang akan digelar besok itu sudah diberi tahu sebulan sebelumnya.
"Ini menunjukkan lembaga penegak hukum kita memang loyo. Bahkan kalau mau jujur sudah jadi zombi. Sebenarnya sudah jadi mayat, tapi kelihatan masih hidup," ujar Gurubesar Ilmu Ekonomi ini.
Dari itu, ia menambahkan, sebenarnya publik sudah tidak bisa lagi berharap pada penegak hukum. Karena penegak hukum saat ini sudah merupakan bagian dari masalah, bukan bagian dari solusi.
"Namanya juga Timwas hanya mengawasi. Setelah itu akan kami laporkan ke masyarat, ke Rapat Paripurna. Inilah kenyataan yang harus kita terima. Kita tidak bisa lagi menepuk diri sebagai bangsa besar, berani. Itu hanya ada dalam pidato. Kita ini bangsa kerdil. Menyelesaikan masalah ini saja tidak bisa," jawabnya pasrah saat ditanya apa yang harus dilakukan Timwas.
[zul]