RMOL. Guna meningkatkan kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mampu bersaing di dunia kerja, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) pada 2011 menetapkan akan mengembangkan pendidikan vokasi jenjang dan politeknik sebagai prioritas bidang pendidikan.
Ke depan, Politeknik akan memandu SMK dan membuka program-program yang ekuivalen dengan diploma satu (D1). Selain itu, politeknik juga didorong untuk bermitra dengan industri-industri terkait, seperti agro bisnis maupun manufacturing.
Diungkapkan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Joko Sutrisno, pola kemitraan yang akan dilakukan berbasiskan keahlian di politeknik dan SMK. Program ini, lanjut dia, dikombinasikan dengan program produktif bersama mitra industri. Program kemitraan ini juga bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) lulusan SMK yang meneruskan ke jenjang perguruan tinggi dari 17 persen naik menjadi 30 persen.
"Kita akan mencoba bermitra dengan politeknik," katanya kepada wartawan di gedung Kemendiknas Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, kemarin.
Terkait program yang ekuivalen dengan diploma satu (D1), Joko mengunggkapkan, SMK yang dipilih pada program ini adalah SMK Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (SMK-RSBI). Dia menyebutkan, saat ini ada 350 SMK RSBI.
"Dari 350 (sekolah) ini politeknik akan memilih mitranya. Misalnya untuk membuat program D1," sambungnya.
Joko menyebutkan, sampai saat ini politeknik yang telah bermitra dengan SMK diantaranya Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Manufaktur Bandung, Akademi Tehnik Mesin Industri (ATMI) Surakarta, dan Politeknik Negeri Malang.
Joko membahkan, SMK juga didorong untuk membangun pebisnis pertanian yang tangguh pada 5-10 tahun mendatang. Karena itu Kemdiknas terus melakukan program pemantaban SMK pertanian untuk menghasilkan lulusan yang berkiprah dalam dunia pertanian.
"Mulai dari sekarang dikenalkan bagaimana kehidupan bisnis pertanian, bercocok tanam, panen, mengolah hasil panen, sampai dengan menghitung volume kebutuhan pasar," katanya.
[zul]