Berita

Besok Siang, Jemaat HKBP dan Umat Agama Lain Berdoa di Depan Istana

SABTU, 14 AGUSTUS 2010 | 12:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL.Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Timur Indah, Bekasi, yang dilarang beribadah oleh warga, berencana mengadakan kebaktian minggu di seberang Istana Negara, Jakarta, esok hari (Minggu, 15/8).

Menurut kuasa hukum Forum Solidaritas Kebebasan Beragama, Muhammad Isnur, jemaat HKBP sekaligus bermaksud mengadukan perkara mereka langsung ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Mereka tidak bisa beribadah dimana-mana, di lahan kosong milik mereka juga diusir. Jadi kami sebagai pendamping akan mengawal teman-teman HKBP mengadukan nasib mereka ke presiden dan mereka juga mau sekalian beribadah minggu di sana. Mungkin sekitar pukul satu siang acara sudah dimulai," kata Isnur kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Sabtu, 14/8).


Diterangkannya, tidak hanya jemaat HKBP yang akan ikut serta dalam aksi damai itu, tapi banyak elemen masyarakat lintas agama seperti pengurus Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Konferensi Wali Gereja Indonesia, perwakilan umat Hindu dan Budha, akan turut pula melakukan ibadah bersama mendoakan terciptanya kerukunan hidup beragama di Indonesia.

"Kami ingin juga ingatkan ke Presiden di saat kita mempersiapkan perayaan kemerdekaan ke-65, masih ada banyak kejadian pelarangan beribadah, bukan hanya pelarangan tapi juga penyerangan baik oleh negara maupun masyarakat tertentu yang mengatasnamakan agama," terangnya.

"Beberapa tokoh masyarakat lintas agama dari NU, Muhammadiyah, Romo Franz Magnis Suseno, juga kami undang dalam acara besok," imbuhnya.[ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Bisa Turun Jika Masalah Diabaikan

Minggu, 28 Desember 2025 | 13:46

Ini Alasan KPK Hentikan Kasus IUP Nikel di Konawe Utara

Minggu, 28 Desember 2025 | 13:17

PLN Terus Berjuang Terangi Desa-desa Aceh yang Masih Gelap

Minggu, 28 Desember 2025 | 13:13

Gempa 7,0 Magnitudo Guncang Taiwan, Kerusakan Dilaporkan Minim

Minggu, 28 Desember 2025 | 12:45

Bencana Sumatera dan Penghargaan PBB

Minggu, 28 Desember 2025 | 12:27

Agenda Demokrasi Masih Jadi Pekerjaan Rumah Pemerintah

Minggu, 28 Desember 2025 | 12:02

Komisioner KPU Cukup 7 Orang dan Tidak Perlu Ditambah

Minggu, 28 Desember 2025 | 11:45

Pemilu Myanmar Dimulai, Partai Pro-Junta Diprediksi Menang

Minggu, 28 Desember 2025 | 11:39

WN China Rusuh di Indonesia Gara-gara Jokowi

Minggu, 28 Desember 2025 | 11:33

IACN Ungkap Dugaan Korupsi Pinjaman Rp75 Miliar Bupati Nias Utara

Minggu, 28 Desember 2025 | 11:05

Selengkapnya