Berita

KPC BARTER CENTURY?

Ketua FG: Usaha Bakrie Group Tak Ada Hubungan dengan Partai Golkar

JUMAT, 13 AGUSTUS 2010 | 07:23 WIB | LAPORAN:

RMOL.Isu mengenai meredupnya semangat Partai Golkar dalam mengusut tuntas kasus bank Century dibantah keras Ketua Fraksi Golkar, Setya Novanto.

"Century, kami selaku fraksi sudah minta tim yang ada di Century lebih keras, lebih transparan dan semuanya secara terbuka," ujar Setya kepada wartawan pada acara buka puasa bersama di kantor DPP Partai Golkar Slipi, Jakarta Barat tadi malam (Kamis, 12/8).

Pada saat yang sama, Bendahara Umum DPP Partai Golkar ini juga membantah bahwa telah terjadi barter kasus antara dugaan kasus pajak PT Kaltim Prima Coal, anak perusahaan Bakrie Group dengan kasus Bank Century.


"Tidak ada satu pun kita minta sebagai alat bargaining. KPC tidak ada bargaining-bargaining, karena itu sudah di luar partai kita. Itu adalah hal yang berkaitan dengan perusahaan. Sudah ada pemisahan antara perusahaan dengan politik, Pak Ical dengan usahanya," ujar Setya.

Lagi pula, masih kata Setya, tidak ada masalah dalam praktik usah perusahaan group Bakrie itu. Dia mengatakan, saat ini penegak hukum juga sedang mengkajinya, dan sepanjang sepengatahuannya semuanya  berjalan dengan sebaik-baiknya.

"Hanya perlu suatu koreksi apakah yang dilakukan KPC itu sah atau tidak. Karena apa yang dilakukan KPC itu sudah sebaik-baiknya. Kan tidak ada pengusaha pribumi sebaik Pak Ical," ucapnya memberi pujian. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya