RMOL.Safari Ramadhan atau roadshow kampanye tolak pemerintah yang hanya mengedepankan pencitraan politik akan dimulai dalam awal pekan pertama di bulan Ramadhan ini.
Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menjelaskan, untuk yang pertama ide tolak politik citra akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada mahasiswa dan aktivis pergerakan. Setelah itu baru kemudian tim akan menemui korban lumpur Lapindo Sidoarjo, korban tragedi Semanggi, korban ledakan tabung gas dan korban-korban lainnya.
"Jadwalnya belum bisa dipastikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau sudah mau jalan, baru akan diberi tahukan," ujar Ray saat Rakyat Merdeka Online menanyakan sesaat lalu (Kamis, 12/8) kapan persisnya roadshow akan digelar.
Ray menjelaskan, tujuan safari tolak pemerintahan politik citra adalah mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terlalu berharap lagi kepada pemerintahan yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono ini. Dari itu, jelas Ray, pesannya, "Mari urus diri sendiri tanpa berharap kepada pemerintah."
"Karena pemerintah hanya sibuk bersolek dan tidak peduli lagi dengan nasibmu. Itu merupakan cara moderat. Kita nggak ajak untuk revolusi. Karena kita tetap mengakui pemerintah dan tidak mengganggu pemerintah. Kita hanya mengingatkan jangan banyak berharap," tandasnya.
Selain Ray, sejumlah tokoh politik ekstra parlemen lainnya juga turut dalam safari Ramdhan ini. Yaitu, Effendi Ghazali, Yudi Latif, Fadjrul Rahman, Usman Hamid, Chalid Muhammad, Andrinof Chaniago, Berry Furqon, Dani Setiawan, Riza Damanik, dan Henri Saragih.
[zu]