Berita

TOLAK POLITIK CITRA

Ray: Itu Cara Paling Moderat, Kami Tak Ajak Revolusi

KAMIS, 12 AGUSTUS 2010 | 09:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.Safari Ramadhan atau roadshow kampanye tolak pemerintah yang hanya mengedepankan pencitraan politik akan dimulai dalam awal pekan pertama di bulan Ramadhan ini.

Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menjelaskan, untuk yang pertama ide tolak politik citra akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada mahasiswa dan aktivis pergerakan. Setelah itu baru kemudian tim akan menemui korban lumpur Lapindo Sidoarjo, korban tragedi Semanggi, korban ledakan tabung gas dan korban-korban lainnya.

"Jadwalnya belum bisa dipastikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau sudah mau jalan, baru akan diberi tahukan," ujar Ray saat Rakyat Merdeka Online menanyakan sesaat lalu (Kamis, 12/8) kapan persisnya roadshow akan digelar.


Ray menjelaskan, tujuan safari tolak pemerintahan politik citra adalah mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terlalu berharap lagi kepada pemerintahan yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono ini. Dari itu, jelas Ray, pesannya, "Mari urus diri sendiri tanpa berharap kepada pemerintah."

"Karena pemerintah hanya sibuk bersolek dan tidak peduli lagi dengan nasibmu. Itu merupakan cara moderat. Kita nggak ajak untuk revolusi. Karena kita tetap mengakui pemerintah dan tidak mengganggu pemerintah. Kita hanya mengingatkan jangan banyak berharap," tandasnya.

Selain Ray, sejumlah tokoh politik ekstra parlemen lainnya juga turut dalam safari Ramdhan ini. Yaitu, Effendi Ghazali, Yudi Latif, Fadjrul Rahman, Usman Hamid, Chalid Muhammad, Andrinof Chaniago, Berry Furqon, Dani Setiawan, Riza Damanik, dan Henri Saragih. [zu]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya