Berita

Rakyat Marah, Permadi Yakin SBY Jatuh Sebelum Tahun 2014

SENIN, 09 AGUSTUS 2010 | 09:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Suksesi kepemimpinan nasional di negeri ini baru akan digelar pada 2014 mendatang. Namun, Permadi yakin suksesi kepemimpinan tidak harus menunggu empat tahun lagi.

"Malah saya tidak melihat 2014 kok. Saya melihat proses pergantian presiden akan lebih cepat terjadi. 2011 ada kemungkinan," ujar anggota dewan pembina Partai Gerindra ini kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 9/8).

Permadi yang juga seorang paranormal ini mendasari argumentasinya setelah mengumpulkan banyak gejala yang terjadi belakangan ini.
 

 
"Sudah banyak gejala. Kasus-kasus kejahatan yang berusaha ditutup semua dan sudah tertumpuk. Kasus-kasus rakyat menderita sudah banyak. Ibu-ibu sambil menggendong bayi menanam diri. Ibu-ibu menggelondongkan anaknya supaya dilindas mobil. Ibu-ibu meracuni diri dan anaknya supaya mati karena tidak bisa kasih makan," beber Permadi.

"Gejala seperti itu tidak pernah ada sebelumnya. Pokoknya nanti gerakannya semkakin hebat," kata Permadi lagi.

Melihat penderitaan yang dialami rakyat itu, Permadi yakin, yang akan mengadakan perubahan kepemimpinan nasional bukan partai politik. Tapi rakyat itu sendiri yang akan bergerak.

"Tidak ada (partai). Karena rakyat sudah marah. Pokoknya tidak ada kekuatan politik yang bisa mencegahnya. Gerakannya dari seluruh aspek. Karena tadi itu pemicunya. Penyakit politik dan penyakit sosial," tutup Permadi. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya