Berita

Nusantara

Terbelit Konspirasi Politik, Posisi Ketua KPU Depok Dipertanyakan

MINGGU, 08 AGUSTUS 2010 | 22:40 WIB | LAPORAN:

RMOL. Posisi Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok, Muhammad Hasan terus digoyang. Ini karena Hasan diduga terlibat dalam konspirasi politik untuk memunculkan konsep head to head dan memberi perintah kepada beberapa tim sukses pasangan balon walikota/wakil walikota untuk berbuat curang dengan mengumpulkan KTP orang meninggal dan menyerahkannya kepada pasangan balon tertentu.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Koalisi Kerakyatan, H. Agus Sutondo kepada Rakyat Merdeka Online saat ditemui di Sekretariat Jatijajar Center, Minggu (8/8).

Agus menuturkan, konspirasi politik jelang Pilkada Depok, 16 Oktober 2010 memang sudah tercium sejak lama. Namun belakangan ini, gelagat busuk tersebut kembali memanas.


Sebelumnya, Ketua Gerakan Masyarakat Membangun Depok (Gemmad), Kasno menuntut agar Ketua KPUD Depok, Muhammad Hasan mundur dari jabatannya karena sampai saat ini masih menyandang status sebagai tersangka (memberikan keterangan palsu) saat sengketa Pilkada tahun 2005 silam.

Menurut Kasno, kala itu Hasan diketahui menjadi Tim Sukses dari salah satu balon walikota yang saat ini kembali mencalonkan diri, Badrul Kamal.

"Saat ini, Ketua KPUD Depok, Muhammad Hasan masih menyandang status tersangka dalam dugaan pemberian keterangan palsu saat sengketa Pilkada Depok 2005 silam. Untuk itu, dia sudah seharusnya mundur karena selain netralitasnya diragukan, Hasan juga masih menyandang status tersangka", papar Kasno. [arp]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya