Berita

RESHUFFLE KABINET

PAN: PDIP Ambivalen

JUMAT, 06 AGUSTUS 2010 | 10:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Jakarta, RMOL. Pernyataan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mestinya menjadikan hasil evaluasi Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) untuk mengganti menteri-menteri, mendapat tanggapan.

Adalah Wakil Ketua Fraksi PAN Ahmad Rubaie yang menanggapi pernyataan Tjahjo tersebut. Ahmad Rubaie menilai, siapapun tak boleh mendikte presiden dalam melakukan reshuffle kabinet, termasuk Tjahjo Kumolo.

"Siapa pun termasuk dengan segala hormat untuk Bung Tjahjo, tidak perlu mendikte. Presiden lah yang sesungguhnya tahu rapor pembantunya. Presiden pasti akan mengambil keputusan bijaksana mau di-reshuffle atau tidak. Karena itu hak prerogatif Presiden," ujar Ahmad Rubaie kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 6/8).


Selain itu, anggota Komisi III DPR ini juga menilai PDI Perjuangan tengah menjalankan politik ambivalensi. Pasalnya, Tjahjo meminta Presiden SBY untuk tidak takut pada tekanan partai dalam me-reshuffle kabinet.

"Itu namanya politik ambivalensi. Karena secara tidak langsung dia juga menekan Presiden. Ngapain pakai-pakai tekanan," tandasnya.

Beberapa waktu lalu UKP4 merilis rapor menteri KIB II. Ada tiga menteri yang memiliki rapor merah. Ketiganya adalah Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dari PAN, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dari PKS, dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dari non partai. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya