Berita

Nusantara

Vicky-Harley Kalahkan Delapan Pasang Saingan

RABU, 04 AGUSTUS 2010 | 20:15 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Jakarta, RMOL.

Pasangan Vicky Lumentut dan Harley Mangindaan akhirnya benar-benar memenangkan pemilihan kepada daerah di Kota Manado. Pasangan Vicky-Harley ini memperoleh suara terbanyak, 35,37 persen, hanya satu putaran saja. Vicky-Harley mengungguli 8 pesaingnya, Hanny Joost Pajouw – Anwar Panawar 22.52 persen, Marhany Pua - Richard Sualang 12.66 persen, Yongkie Limen – Marienta Kuntag 10.93 persen, Jackson Kumaat – Helmy Bachdar 8.01 persen, Wempie Frederik – Richard Kainage 4.25 persen, Louis Nangoy – Rizali M Noor 3.23 persen, Burhanuddin – JR Mawuntu 2.59 persen, dan Djelly Massie – Harry Pontoh 0.43 persen.

Demikian hasil hitung cepat (quick count) Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Citra Publik Adv (CPA), anak perusahaan di bawah LSI Group, yang dilaunching di Manado, Sulawesi Utara Selasa (3/8).

“Berdasarkan quick count kita, pasangan Vicky-Harley menang dengan satu putaran 35,37 persen dengan suara yang masuk sekitar, 96,02 persen, dan tingkat partisipasi sebesar 78,35 %. Tentunya hasil resminya KPU nanti yang akan mengumumkan,” ujar Direktur CPA-LSI Network, Shobihatul Musayyadah.

Namun menurut Shobihatul, dari pengalaman LSI melakukan quick count sebanyak 81 kali, hasilnya tak pernah meleset. Jika dibandingkan dengan perhitungan akhir KPUD, hasil quick count LSI yang dipimpin Denny JA umumnya hanya selisih plus minus 1 persen saja.

Misalnya, hal itu terlihat dari beberapa quick count Pemilukada Propinsi seperti Sulsel, Bali, DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Kalsel, Kalteng, Bengkulu, Jambi dan juga quick count di beberapa kabupaten dan kota. Bahkan, quick count untuk Pilpres 2004-2009 lalu.

Bagi CPA-LSI Network, kemenangan Vicky-Harley itu sebenarnya tak terlalu mengejutkan. Sebab, jauh sebelum Pemilukada digelar, tepatnya dari tiga kali melakukan survei selama mendampingi Vicky-Harley, pasangan ini memang sudah jauh mengungguli tiga kandidat lainnya. Dan dari survei terakhir per akhir Juli 2010, Vicky-Harley tetap bertengger dinomor urut pertama dengan persentase dukungan publik sebesar 38,8 persen.

”Selama ini trend dukungan kepada Vicky-Harley selalu konsisten, bahkan ada kecenderungan meningkat walaupun tak terlalu signifikan. Ini antara lain, karena Vicky-Harley selain lebih dikenal (populer), juga lebih disukai,” ungkap Shobihatul lagi.

Shobihatul menjelaskan, Vicky-Harley selalu unggul di hampir semua segmen, baik umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, tingkat penghasilan, suku dan agama. Vicky-Harley memiliki kelebihan tingkat kesukaan publik yang jauh melampaui kandidat lainnya dengan rata-rata dukungan antara 70 dan 80 persen. Tingkat kesukaan itu, diantaranya tergambar dari persepsi publik tentang kepribadian yang dianggap pintar, jujur, berwibawa, menyenangkan, tegas dalam mengambil keputusan dan perhatian pada rakyat.

Selain itu, lanjutnya, Vicky-Harley juga unggul karena faktor kuatnya penilaian publik terhadap kinerja Vicky Lumentut yang dianggap berhasil selama menjabat Sekretaris Kota Manado.

[guh]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya