Berita

Fuad Bawazier: Redenominasi Bisa Jadi Proyek Cetak Uang

RABU, 04 AGUSTUS 2010 | 09:49 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Jakarta, RMOL. Di mata mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier pemotongan nominal pada mata uang yang diikuti pemotongan nominal pada harga barang atau yang dikenal dengan redenominasi adalah program yang sangat penting.

Tetapi dia meragukan program yang sangat penting itu dapat dijalankan dengan baik di bawah pemerintahan yang ada saat ini.

Dari cara Pjs. Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution menyampaikan wacana itu, Fuad bisa menilai bahwa BI dan pemerintah tidak memiliki keseriusan yang memadai.

“Masa hal yang sebegini penting hanya dilemparkan sebagai isu. Mestinya, Gubernu BI tidak asal nyeletuk di sembarangan tempat. Mestinya sampaikan lebih dahulu ke DPR. Melihat latar belakangnya, ia adalah pejabat yang matang. Tapi kok begini,” ujar Fuad Bawazier.

Fuad khawatir ketergesa-gesaan ini kalau diteruskan dapat berakibat fatal. Redenominasi juga bisa dijadikan sekadar proyek cetak uang yang nilainya tentu besar.

“Kalau dikelola dengan serampangan seperti ini, bisa jadi salah dan berubah menjadi sanering. Juga bisa jadi tidak bijak dan tidak cerdas, menimbulkan bencana serius, spekulasi, inflasi, dan kepanikan. Begitulah kalau asal nyeletuk,” demikian Fuad. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya