Berita

Rizal Ramli Pastikan Sebentar Lagi Ada Kasus Seperti Century

MINGGU, 01 AGUSTUS 2010 | 16:02 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Jakarta, RMOL. Tidak lama lagi ada kasus kejahatan kerah putih yang muncul ke permukaan.

Hal itu disampaikan ekonom senior Rizal Ramli saat bertemu dengan mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra di Rumah Perubahan, Jalan Panglima Polim V, Jakarta Selatan (Minggu, 1/8).

Kasus tersebut memiliki hubungan dengan megaskandal dana talangan untuk Bank Century yang diduga merugikan keuangan negara senilai Rp 6,7 triliun, dan melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara. Rizal Ramli tidak merinci lebih detil kasus itu. Namun sebutnya, berbagai dokumen yang mendukung kasus itu dapat dipertanggungjawabkan.

“Dalam Centurygate kejahatan dirancang lewat peraturan hukum dan perundangan. Dalam kasus yang nanti akan keluar dalam juga begitu. Ada modus penghapusan pajak yang merugikan negara triliunan rupiah. Ini juga criminal policy atau kebijakan yang bertujuan untuk melegalkan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Rizal Ramli juga meminta agar pemerintahan SBY memiliki skala prioritas yang jelas dalam menangani kasus-kasus kejahatan seperti ini.

”Jangan sampai kejahatan dengan skala besar yang peraturan dan undang-undangnya dibuat untuk memuluskan kejahatan tidak diproses. Sementara kasus lain yang menyangkut lawan politik dikerjakan dengan serius banget sampai-sampai menghabiskan waktu aparat," lanjutnya. [guh]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya