Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Bisa Jadi Pemantik Ekonomi Rakyat, Ekonom UI Taksir Formula E Raup Untung hingga Rp 2,5 Triliun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Minggu, 15 Mei 2022, 01:19 WIB
Bisa Jadi Pemantik Ekonomi Rakyat, Ekonom UI Taksir Formula E Raup Untung hingga Rp 2,5 Triliun
Ekonom Universitas Indonesia (UI), Ninasapti Triaswati/Repro
rmol news logo Sirkuit Formula E yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan diperkirakan bakal menghasilkan benefit yang jauh lebih tinggi dari biaya pembangunannya.

Hal itu diprediksi Ekonom Universitas Indonesia (UI), Ninasapti Triaswati, dalam diskusi virtual KedaiKOPI bertajuk "Bagaimana Kabar Formula E?", Sabtu (14/5).

Ninasapti mengatakan, berdasarkan informasi yang dia terima dari beberapa sumber resmi, keuntungan yang bisa didapat ditaksir mencapai Rp 1,4 hingga Rp 2,5 triliun. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding biaya pembangunannya yang memakan anggaran sekitar Rp 560 miliar.

"Jadi dari sisi ekonomi harus menimbang-menimbang dari sisi benefit dan cost," ujar Ninasapti.

Dari benefit yang didapat tersebut, Ninasapti berpendapat, persoalan pembangunan Sirkuit Fomula E yang tengah ramai diperbincangkan mesti dipertimbangkan  penegak hukum yang ada.

"Kalau kita lihat ini bukan sekadar bisnis, tapi sebagai pemantik untuk menggerakan ekonomi masyarakat," tuturnya.

Dampak ekonomi dari Formula E terhadap masyarakat Jakarta, dijelaskan Ninasapti, bakal diterima ketika ajang balap mobil listrik itu berlangsung, dan juga event-event lainnya yang akan diadakan di situ.

"Makanya perhitungan-perhitungan itu harus hati-hati disikapi. Karena impact itu jangkanya menengah untuk dilihat, sebelum dan selama proses itu berlangsung," katanya.

"Jadi saya melihatnya optimisme terhadap kegiatan ini yang sangat baik untuk dipelihara," tandas Ninasapti. rmol news logo article
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA