Kultur Politik Indonesia Masih Bau Nepotisme, Sulit Buat Jokowi-BG Pimpin PDIP

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri dengan anaknya Puan Maharani/Net

Direktur eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti sulit membayangkan regenerasi kepemimpinan di dalam tubuh PDI Perjuangan bakal dilanjutkan oleh orang di luar trah Megawati Soekarno Putri.

"Kalau dilihat secara umum, politik kita masih penuh dengan kultur nepotisme. Dengan begitu, sulit membayangkan bahwa regenerasi kepemimpinan partai akan mengarah kepada orang lain di luar trah ibu Megawati," kata Ray kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/3).

Dengan demikian, Ray berpandangan, kemungkinan terbesar pemegang tongkat komando PDI Perjuangan ialah satu dari tiga anak Megawati yakni Muhammad Prananda Prabowo, Muhammad Pratama, dan Puan Maharani.

"Yang paling menonjol dalam politik adalah ibu Puan Maharani," kata Ray.

Dengan posisi Puan sebagai Ketua DPR, menjadi nilai tambahan. Karena menurut Ray, secara pengalaman dalam politik dan pergulatan dalam partai, rekam jejak Puan Maharani lebih panjang dan dalam.

"Jika dilihat dari aspek ini, kans ini Puan untuk menggantikan ibu Mega jauh lebih besar. Tapi, tentu saja, pertimbangannya bukan hanya soal itu. Yang lain adalah soal kesepakatan di internal keluarga ibu Mega juga. Kesepakatan inilah yang saya kira akan jadi penentu," pungkas Ray.

Sebelumnya, terdapat dua skenario kepemimpinan baru PDIP pasca Megawati Soekarnoputri. Pertama, kepemimpinan baru partai dilanjutkan trah Megawati Soekarnoputri.

Selain itu ada dua tokoh lain yang dikenal memiliki hubungan spesial dengan Megawati yang juga layak dipertimbangkan untuk memimpin PDIP.

Keduanya adalah Joko Widodo yang sekarang ditugaskan sebagai Presiden Indonesia, dan Budi Gunawan yang sedang menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
EDITOR: IDHAM ANHARI

Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Dorong 3 Paslon Pilpres 2024, Voxpol Terka Ada Koalisi Alternatif Gabungan Agamis-Nasionalis
Politik

Dorong 3 Paslon Pilpres 2024..

12 Juni 2021 17:59
Mungkinkah Muhammadiyah Dan NU 'Koalisi' Untuk Pemilu 2024?
Politik

Mungkinkah Muhammadiyah Dan ..

12 Juni 2021 17:04
Presiden Jokowi: Kunci Utama Pemulihan Ekonomi Bali Adalah Kemampuan Menangani Pandemi
Politik

Presiden Jokowi: Kunci Utama..

12 Juni 2021 16:40
Kementerian ESDM Akan Evaluasi Izin Tambang Emas PT TMS Di Kepulauan Sangihe
Politik

Kementerian ESDM Akan Evalua..

12 Juni 2021 16:32
Lewat LHKP, PP Muhammadiyah Dorong Keterwakilan Perempuan Di Kancah Politik
Politik

Lewat LHKP, PP Muhammadiyah ..

12 Juni 2021 16:08
Tolak Pajak Sembako, Ferry Juliantono: Kalau Wagyu Yang Dipajaki Tidak Masalah
Politik

Tolak Pajak Sembako, Ferry J..

12 Juni 2021 15:58
Bukan Perang Bintang, Pilpres 2024 Cuman Lapangan Datar Jika PT Masih 20 Persen!
Politik

Bukan Perang Bintang, Pilpre..

12 Juni 2021 15:11
Jokowi Beri Sinyal Ke Megawati, Ganjar Layak Dipertimbangkan Jadi Capres PDIP
Politik

Jokowi Beri Sinyal Ke Megawa..

12 Juni 2021 14:59